sisa perjamuan
ikatan rambutnya buyar
dua helai terkulai di lantai senyap, mengambang di genangan semalam
berjinjit menghindari lingkaran-lingkaran kelam, dia menghela perlahan
bait pertikaian yang tak kunjung redup, meredam
api tak sengaja membinasakan sekam
tempatnya menimbun mimpi-mimpi di kala pagi
dan apakah asap ini bisa dirangkai kembali?
retas yang tidak sempat tuntas membujuk ragu
harapan telah menjelma dermaga tanpa kapal pun angsa-angsa
di tepian, tubuhnya terdampar
namun tak ada yang dapat diceritakan pada orang-orang di kerumunan
kecuali kuncup gelung di rambutnya

0 Comments:
Post a Comment
<< Home