Sunday, April 10, 2005

Mata merah

Lubang kecil dan cahaya keluar darinya, lurus terang
Sebutir mata menutupinya, menyelidik
Menjaga pertikaian berada di jalurnya
Berlaku layaknya dalang akan goleknya di saat jeda

Mata merah memburu setiap jengkal
Membebaskan ujungnya dari dalam lubang

Mata merah yang selalu menjadi pihak ketiga
Tak terkecuali pertikaian di malam buta
Gelap tanpa segaris cahaya lurus dan terang
Atau sesaat kemarin ketika segala-segala berubah menjadi merah

Mata merah melunturkan warnanya keluar lubang dengan warna yang tidak habis

Sebutir membuat semuanya menjadi jelas
Tidak abu-abu dua, tiga, atau seterusnya

Tiang-tiang pongah mulai rebah
Keyakinan-keyakinan yang sudah
Sebuah bayangan kemenangan
Dari sebutir mata merah
Menunggu kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya

0 Comments:

Post a Comment

<< Home