selamat ulang tahun (untuk m.i.a.)
bukan pada angsa yang lupa mengepakkan sayapnya
bukan pula pada langit yang tak kuasa menahan sesak air membeku
hanya pada sebuah waktu ketika kita dilahirkan untuk saling mebisu
dan kata maki yang bergumul di tempayan retak
belum sempat jejak kaki membatu dalam jalan-jalan melelahkan
kau menyergapku dengan dengan sebuah kenangan yang belum sempat kusembunyikan
ketika janji kita terantuk gelisah
lalu harapan yang selalu dibawa kabur kabut pagi terburu
waktu itu, ketika yang dua masih satu
tiba kemudian angin berseloroh
tentang senja yang memerah dan ungu pelangi
di atasnya kau membaringkan duka
ditemani peri-peri kecil menyulam mimpi
hari ini kau dilahirkan kembali
untuk menjalin rahasia dengan malam ketika gelap
dan sebuah rekaan jalan yang berujung
di sana
dimana kau akan pulang
pada sebuah pondok kecil dan belibis yang berteduh di terasmu
biarlah dingin yang gagu menyampaikan rinduku
menyiangi bongkahan bara di perapianmu
bukan pula pada langit yang tak kuasa menahan sesak air membeku
hanya pada sebuah waktu ketika kita dilahirkan untuk saling mebisu
dan kata maki yang bergumul di tempayan retak
belum sempat jejak kaki membatu dalam jalan-jalan melelahkan
kau menyergapku dengan dengan sebuah kenangan yang belum sempat kusembunyikan
ketika janji kita terantuk gelisah
lalu harapan yang selalu dibawa kabur kabut pagi terburu
waktu itu, ketika yang dua masih satu
tiba kemudian angin berseloroh
tentang senja yang memerah dan ungu pelangi
di atasnya kau membaringkan duka
ditemani peri-peri kecil menyulam mimpi
hari ini kau dilahirkan kembali
untuk menjalin rahasia dengan malam ketika gelap
dan sebuah rekaan jalan yang berujung
di sana
dimana kau akan pulang
pada sebuah pondok kecil dan belibis yang berteduh di terasmu
biarlah dingin yang gagu menyampaikan rinduku
menyiangi bongkahan bara di perapianmu

1 Comments:
bagus banget,cep..
Post a Comment
<< Home