Friday, October 28, 2005

nocturno sore hari

masih sore
bulir-bulir hujan masih kentara di balik cahaya matahari

lusamu terburu datang
diiring nocturno yang belum saatnya diperdengarkan
tentang kepada siapa aku akan membagi mimpi, kelak

apakah sengaja kau meninggalkan bayang di pagiku yang kemarin
aku telah berduka, engkau pun tahu

sebuah roman celoteh terik dan jalan-jalan panjang telah bertemu epilognya
sebelum sempat beradu di pembaringan dan taman bunga
kemudian aku meminta malam untuk tidak padam
karena aku belum menyiapkan sebuah sanjak yang terakhir

masih sore
hujan telah mengantarkan sebuah kecup penghabisan

2 Comments:

Anonymous Anonymous said...

cep, sore itu indah sekali
tapi sedih..

2:00 AM  
Blogger josephina said...

nocturno kok sore c???

1:49 AM  

Post a Comment

<< Home